MUI Bongkar Kebohongan Kasrin Si Haji Misterius ! Bila ada banyak berita hoax atau pembodohan publik mengatasnamakan agama, selamat datang di Indonesia !


Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rembang, pada akhirnya mengambil sikap atas fenomena keberangkatan haji tukang becak bernama Kasrin, sampai pada akhirnya dia disebut-sebut sebagai, Si Haji Mistis. Untuk membuktikan apakah Kasrin betul-betul berhaji atau tidak, MUI menurunkan tim yang terbagi dalam tiga orang ke tempat tinggal Kasrin. MUI Rembang juga pada akhirnya menyimpulkan Kasrin tidak berangkat haji.

Tiga orang dari MUI yang langsung menjumpai Kasrin yaitu, Ketua MUI Rembang Zainudin Jafar, Abdul Wahid Hasbi (Bendahara Umum MUI Rembang) serta Ahmad Toha (Ketua Komisi Fatwa).

Ketiganya menjumpai Kasrin pada Jumat (7/10) petang di tempat tinggalnya RT 3/RW 2 Dukuh Gembul, Desa Sumberjo, Pamotan.

Tidak jauh berbeda dengan puluhan tamu yang lain, tiga orang itu juga bertamu semestinya masyarakat umum yang penasaran dengan ceritanya. ”Awalnya kami memang sengaja tak katakan dari MUI,” tuturnya.

Dengan cara bergantian, tim mengajak bicara Kasrin sambil mengajukan beberapa pertanyaan seperti rukun serta syarat haji. Tetapi, waktu ditanya kedua hal itu tukang becak ini juga tidak tahu menahu apa saja rukun serta ketentuan melaksanakan ibadah haji.
Zainuddin menambahkan, Kasrin tidak tahu apa yang dilakukan. Bahkan juga, waktu ditanya apakah dia melihat kabah waktu berada di Mekkah juga tidak. Tim terus mengorek info dengan memberi pancingan pertanyaan.

Seperti tempat thowaf yang versi Kasrin berada di lapangan. Tetapi, waktu di tanya apakah lapangan itu ada di Makkah dia juga kembali menjawab tidak tahu.

”Tidak tahu apa itu wukuf. Arafah itu apa juga tidak tahu. Melihat Kabah juga tidak. Bahkan juga, baju ihrom yang paling pokok juga tak punya. Pengakuannya, dia gunakan pakaian putih,” imbuhnya.

Kenyataan lain yang dijumpai oleh tim, Kasrin tidak hafal bacaan-bacaan yang di lafalkan waktu melakukan ibadah haji. Bahkan, doa keselamatan dunia akhirat juga dia tidak dapat melafalkannya. ”Tapi, justru malah masyarakat berbondong-bondong minta doa kesini (Pak Kasrin),” katanya.

Sesudah informasi dirasa cukup, tim lalu melakukan musyawarah singkat dirumah Kasrin waktu itu juga. Zainuddin lalu mengungkap, kalau dia dan dua orang yang lain adalah anggota MUI Rembang. Dari musyarah itu, MUI menyebutkan Kasrin tak pernah pergi haji.

Previous
Next Post »