Duh Malunya….. !!!! Bawaslu Skak Mat Fadli Zon Terkait Kedekatan Presiden Jokowi Dengan Ahok Saat Tinjau LRT/MRT Di Cibubur.


BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai kedekatan Presiden Joko Widodo dengan Gubernur DKI Jakarta yang juga calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, masih wajar. Apalagi, saat ini belum masuk masa kampanye Pilkada 2017.

Kemesraan Jokowi dan Ahok terlihat saat meninjau perkembangan pembangunan kereta api ringan (light rail transit/LRT) di Cibubur dan angkutan cepat terpadu (mass rapid transit/MRT) di Dukuh Atas, Jumat (30/9). Beragam komentar soal kedekatan itu bermunculan, termasuk dari mereka yang menganggap Jokowi membekingi Ahok dalam Pilkada DKI 2017.
Menurut Ketua Bawaslu Muhammad, peninjauan bersama Jokowi dan Ahok itu tak bisa dikaitkan dalam isu netralitas penyelenggara negara yang merupakan bagian dari pelanggaran pemilu karena Ahok belum ditetapkan sebagai calon gubernur.

“Saya kira bukan merupakan hal yang disebut pelanggaran karena belum ada peserta pemilu. Pak Ahok juga belum ditetapkan (sebagai cagub). Posisi­nya masih gubernur,” kata Muhammad di Jakarta, kemarin.

Hal senada diutarakan Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Muhammad Jufri. “Sekarang ini masih dalam proses pendaftaran, belum ada pasangan calon ditetapkan KPU. Kami belum bisa awasi. Kalau statusnya itu, boleh saja siapa ketemu siapa,” kata Jufri di Jakarta, kemarin.

Pun demikian, kata dia, kalau nantinya Ahok telah resmi ditetapkan sebagai cagub, pertemuan seperti itu masih terbilang wajar. Apalagi, pertemuan tersebut terkait de­ngan tugas Ahok sebagai gubernur dan di luar masa kampanye. Masa kampanye pilkada DKI Jakarta akan berlangsung mulai 26 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017.

Presiden Jokowi pun kembali menegaskan dirinya tetap netral di setiap perhelatan pilkada. Ia membantah anggapan bahwa dirinya mendukung salah satu calon di pilkada DKI. “Tidak hanya di pilkada DKI, Presiden Jokowi bersikap netral di semua pilkada. Presiden berdiri di atas semua pasangan calon,” ujar juru bicara Presiden, Johan Budi.mediaindonesia.com

Previous
Next Post »