PDIP Resmi Usung Ahok-Djarot (dari konferensi pers pdip hari ini)


PDI Perjuangan akhirnya mengumumkan calon gubernur DKI Jakarta yang mereka usung di ajang pemilihan kepala daerah 2017. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melalui Ketua DPP PDIP Andreas Pereira menyatakan resmi mengusung duet petahana Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat.

Dalam jumpa pers yang digelar di Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro Jakarta, Selasa (20/9), Andreas langsung meminta kader yang hadir memberi tempat bagi pasangan calon yang mereka usung. "Mohon diberi tempat agar calon gubernur kami bisa memasuki ruangan. Selamat datang Djarot-Ahok," ujar Andreas.

Andreas menyatakan pihak meyakini dinamika proses pilkada yang ada di DKI maunpun daerah lain dengan adanya putusan ini maka akan ditutup sebagai sejarah. Pihaknya menyakini PDIP akan keluar sebagai pemenang pada Pilkada 2017.

Dipilihnya Ahok sebagai calon gubernur oleh PDIP ini sudah diprediksi sebelumnya. Ahok pada Agustus lalu sudah mengeluarkan pernyataan bahwa Megawati memberi sinyal positif untuk memilih calon petahana di Pilkada DKI Jakarta.

Menurut Ahok, secara pribadi Megawati mendukung kembali dirinya maju bersama Djarot Saiful. Meski mengharapkan dukungan dari PDIP, Ahok tak melakukan pendaftaran di penjaringan calon di partai berlambang banteng tersebut.

Pernyataan meraih dukungan dari Megawati tersebut dilontarkan Ahok di tengah derasnya dukungan kepada kader internal PDIP yaitu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk dimajukan sebagai calon gubernur Jakarta. Namun dalam banyak kesempatan, Risma terang-terangan menyatakan keberatan bila diusung sebagai cagub Jakarta karena masyarakat Surabaya menginginkan dirinya tetap di Surabaya.

Megawati sendiri seperti dikatakan Djarot pada pertengahan Agustus lalu memberikan restu untuk dirinya dan Ahok. Djarot juga menyatakan kesiapannya jika harus bersanding kembali dengan Ahok untuk mempertahankan posisinya pada Pilkada Jakarta 2017. "Berkali kali kan beliau sampaikan. 'Mbok ya diteruskan,'" ujar Djarot meniru ucapan Megawati.

[cnn indonesia]


Previous
Next Post »