Makin Nampak Belangnya ! DPR RI Pro Pengusaha, bukan Pro Rakyat, Ingin Perberat Independen


DPR RI sepertinya baru saja mendapatkan sponsor kuat dari para pengusaha. Berbagai kebijakannya dinilai tak lagi pro rakyat, malah pro pengusaha, merevisi atau membuat undang-undang seenaknya sekiranya menguntungkan bagi kekuasaan para pengusaha. Kali ini Komisi II DPR RI ingin perberat syarat untuk Calon Independen.

Syarat dukungan bagi calon independen sudah menjadi lebih ringan sejak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tahun lalu. Tetapi, kini syarat dukungan itu hendak dinaikkan lagi oleh DPR lewat revisi UU Pilkada.

Awalnya, syarat dukungan KTP bagi calon independen sesuai putusan MK adalah 6,5-10 persen dari jumlah pemilih pada Pemilu sebelumnya. Ini merupakan hasil gugatan masyarakat karena syarat sebelumnya adalah berdasarkan jumlah penduduk.

Saat ini, UU Pilkada akan direvisi atas usul inisiatif pemerintah. Meskipun draf belum secara resmi diterima DPR, tetapi sudah ada wacana untuk menaikkan syarat dukungan independen itu.

"Timbul wacana di kita bahwa UU pilkada ini harus pada azas keadilan. Karena syarat untuk calon independen jauh dari syarat untuk parpol, kita naikkan agar tetap berkeadilan," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edi dalam perbincangan, Selasa (15/3/2016).

Lukman menuturkan bahwa saat ini syarat dukungan untuk calon dari parpol naik 5 persen menjadi 20 persen dari jumlah suara. Oleh sebab itu, Komisi II merasa syarat untuk calon independen juga harus diperberat agar berimbang.

"Ada 2 model yang diwacanakan. Yang pertama, syarat dukungan adalah 10-15 persen dari DPT (jumlah pemilih) atau yang kedua 15-20 persen dari DPT," ungkap Wasekjen PKB ini.

Menurutnya, waktu yang ada saat ini masih cukup untuk merevisi UU Pilkada. Fraksi-fraksi nantinya akan mengumpulkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM).

"Sekarang masih ada waktu dua bulan," ucap Lukman.

Previous
Next Post »

4 komentar

Click here for komentar
vincent
admin
15 Maret 2016 06.04 ×

ini saatnya partai yang mendukung ahok akan menjadi partai dipilih oleh rakyat pada pemilu legislatif mendatang. karna pendukung ahok ada di seluruh indonesia. kalau partai yang aneh kelakuannya akan hilang suaranya dipileg mendatang

Reply
avatar
17 Maret 2016 04.30 ×

Jika DPR terus2an begini..Indonesia akan diambang kehancuran,,,saat nya rakyat melawan

Reply
avatar
17 Maret 2016 10.00 ×

bubarkan saja DPR, jgn ngakunya wakil rakyat tp kerjanya ga becus dan hanya tuk kepentingan golongan atw pribadi bkn untuk kpentingan rakyat.
ingat wahai anggota dewan, rakyat indonesia skrg sdh tidak buta lg.
akan trjadi perlawanan dr rakyat jika kerjaan kalian ga pernah beres dan korup.

Reply
avatar
setankober
admin
17 Maret 2016 16.51 ×

Arahkan tank-tank terhebat Angkatan Darat ke Senayan... satu komando halus dari Presiden, rata itu bangunan beserta isinya.

Reply
avatar