Isu Agama Gak Mempan, Kini Isu 98 Dinaikkan untuk Jegal AHOK ! Fb Suryo Prabowo Jadi Laris Manis Follower Meningkat Drastis !


Berbagai cara dilakukan untuk menjegal Ahok dari posisi Gubernur dengan tanpa kepentingan partai politik. Setelah isu-isu agama tidak mempan, isu-isu ras juga tidak mempan, isu korupsi juga tidak mempan, masih hangat isu DPR RI pusat akan perketat syarat independen, kini isu 98 mencoba dinaikkan untuk menjegal Ahok dan mengubah dukungan rakyat dengan lebih mudah, sebab membawa nama nasionalisme yang bukan makna sebenarnya melainkan mencakup ranah rasis.

Seorang Jenderal TNI bernama Suryo Prabowo memuat status provokatif di facebooknya. Status yang berkesan horor ini pun mendapatkan berbagai macam komentar lucu dan menggelikan di berbagai grup facebook.

Begini komentar para netizen di grup facebook untuk Jenderal ini, yang mungkin ingin juga ditulis di facebook asli pengunggah, berhubung komentar diprivasi maka komentar lucu pun diluapkan di berbagai grup facebook, profil, atau halaman lain di facebook dan sosmed lainnya :

"Jendral ini lupa, jaman sudah berubah, pak presiden juga bukan orang jaman pemerintah doeloe. Buktinya, para relawan pak AHok malah kebanyakan pribumi loh! Lah ini orang kok bisa masih berpikir spt ini???"

"jenderal seharusnya berpendidikan tinggi,biasanya orang yg berpendidikan itu tutur katanya bijak,sopan,ramah....nah kalau seperti itu,gak ada wibawanya"

"waduh kemarin isu agama ga mempan.sekarang naikan isu 98..hadeh...tobat tobat tobat"

"Statement rasis, butuh tanggapan dari Presiden ini"

"Isu Agama Gak Mempan, Kini Isu 98 Dinaikkan untuk Jegal AHOK ! , smoga para perwira TNI lainnya gak terprovokasi -_-"

"Fenomena AHOK.....cuma mau lawan 1 orang jujur aja harus seluruh kekuatan lawan diturunkan...."








Dan berikut kata-kata status Jenderal ini di facebooknya :

"Man-teman ...
Terutama ‪#‎TemanAhok‬
Kalau sayang dgn teman2 atau sahabat dari etnis Tionghoa, tolong diingatkan agar jangan ada etnis Tionghoa yg "sok jago" ketika berkuasa atau dekat dengan penguasa. Kesian kan Tionghoa lainnya yg baik2 dan/atau yg miskin, kalo ada yg mau mbantai atau menjarah, mereka kan gak bisa kabur ke luar negeri 😖
Tolong jaga Bhinneka Tunggal Ika dan sama-sama membangun HARMONI DALAM KEBERAGAMAN. 🙏
JSP
‪#‎SaveNKRI‬"

Kata-kata seperti ini sebetulnya tidak pantas diposting oleh seorang jenderal bintang 3, mengarah ke rasis, provokatif, juga ancaman terhadap relawan Teman Ahok, dan ancaman terhadap rakyat secara luas akan terjadinya kerusuhan seperti masa lalu yakni intimidasi terhadap etnis Tionghoa atas komando perintah pemerintah pusat melalui TNI. Status ancaman ini dilengkapi dengan foto kekerasan khas buku sejarah mengenai kekejaman PKI yang sebetulnya tidak mendidik untuk mental generasi muda terutama siswa dasar pemegang buku sejarah.

Dan ini adalah profil facebook Suryo Prabowo, yang dengan adanya status ini follower facebook tersebut langsung naik drastis menjadi 9.000an.

Menurut pengamatan kami, pemilik facebook ini sepertinya memang seorang oknum jenderal TNI, dan melihat lumayan banyak postingan yang ditandai dan komentar yang ada di waktu lama, membuktikan sangat banyak teman dari pemilik akun ini adalah kalangan yang tidak suka atau tidak mendukung sosok Jokowi-Ahok. Akun facebook ini sepertinya juga telah disiapkan untuk menaikkan isu ini, terbukti dengan seting follower yang telah disiapkan, komentar diprivasi untuk teman saja, sehingga mengurangi efek komentar tidak setuju terhadap status ini, dan memaksakan komentar senada tetap dilindungi. Pemberitaan media massa online nasional begitu cepat mengangkat status yang baru dibuat beberapa jam yang lalu ini juga merupakan bukti blow-up yang terorganisir.

Previous
Next Post »

11 komentar

Click here for komentar
ANAK BANGSA
admin
15 Maret 2016 12.04 ×

Apa benar itu fb seorang jendral ??
Mkn itu hanya bikinan orang laen apabila benar, Panglima TNI pasti turun tangan. Itu sdh merusak nama baik TNI

Reply
avatar
16 Maret 2016 08.56 ×

Pak jend hati" kalau berbicara, china skrg bukan kayak china dl, apa mau indonesia di bom nukril sama china? Jgn gara" anda hubungan bilateral china dan indonesia hancur !!!

Reply
avatar
asep nano
admin
16 Maret 2016 11.03 ×

otak dan pola pikir sang mantan jendral sara

Reply
avatar
Crasvin Guo
admin
18 Maret 2016 04.43 ×

namany saja prabowo,psti se geng la dengan bpk prabowo,jgn" bapak surya prabowo dlu jg pemimpin kerusuhan 98

Reply
avatar
18 Maret 2016 19.55 ×

Tahu gak sang mantan Jenderal jika statementnya dilecehkan oleh sebagian besar rakyat Indonesia yg sudah sangat cerdas ini....lebih cerdas dari sang mantan jenderal....

Reply
avatar
Unknown
admin
19 Maret 2016 01.05 ×

Malu punya penjaga negri yg pola pikirnya sempit seperti ini...hadehh...

Reply
avatar
kok hua
admin
20 Maret 2016 09.37 ×

Mantan jenderal orba. Masih juga di pake itu doktrin ORBA. pak bangun pak...

Reply
avatar
save NKRI
admin
14 April 2016 06.53 ×

Dasar jendral KARBITAN, dasar jendral KANCIL..!!!!

Reply
avatar
Anonim
admin
14 April 2016 08.05 ×

dia aja bisa jadi jenderal juga lantaran mantan mertuannya kan bukan lantaran dia punya prestasi yg wooow ( masalah di pasukkan elite itu juga karena bapak mertuanya ) 1 hal lagi kenapa 98 di ungkit ...apa dia ga mikir kalo nama dia tercoreng dgn kejadian masa lalu .... justru dia juga salah 1 dalang kerusuhan yg ada di indonesia, jenderal kok pengecut menjilat ludah sendiri mundur dr pencalonan presiden saat dia yakin kalah eehhh tiba2 muncul lagi mencalonkan .... kalo dia ini jaid presiden negara ini bisa jadi MONARKI ( karena dia diktaktor ) .... mungkin blm puas di kebiri mending dia operasi kelamin aja biar jadi wanita tulen percuma juga kok jaid laki ga bisa ngaceng.

Reply
avatar
Sofwan Rolie
admin
14 April 2016 21.57 ×

Bisa jadi cuma Manuver utk memprovokasi suasana,dgn tujuan mempengaruhi agar dukungan warga DKI trhdp Ahok menurun.

Reply
avatar
22 Juli 2016 21.43 ×

DEAR KAWAN-KAWAN PAK AHOK, Semua orang harus tahu. Kalau belum tahu: Pak Ahok tokoh Gubernur yang paling FORMIDABEL, FENOMENAL, FLAMBOYAN, FANTASTIK dan FUTURISTIK (5 F)!
Pak Ahok ternyata berhasil memborong semua Piala Penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara (APN) 2016 yang ada dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai provinsi terbaik di Indonesia! Pemprov DKI dinilai memiliki perencanaan terbaik, perencanaan paling Inovatif, perencanaan paling Progresif, serta pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) tertinggi tahun 2015. Empat penghargaan sekaligus ini membuat pak AHOK kaget sebab baru pertama kali diperoleh dalam sejarah.
Tokoh agama/parpol paling terkemuka seperti Azyumardi Azra, Din Syamsuddin, Ahmad Syafii Ma’arif (Buya), Nusron Wahid dll pendukung Pak AHOK,yang lengkapnya bernama BASUKI TJAHAYA PURNAMA atau BTP:
B = Berani, Bersih dan Brilyan
T = Transparan, Tegas dan Tuntas
P = Profesional, Piawai dan Pahlawan (anti korupsi).

Pak Ahok LOYAL teristimewa terhadap semua warga ibukota, lebih dari pada parpol sendiri (seperti Gerindra, PDIP). Juga loyal dan konsisten pada keyakinan dan agamanya.

Beliau keras dan kasar teristimewa pada orang-orangnya yang malas, tak becus ngeyel terus, menghadapi penipu, pencuri uang rakyat (para koruptor), Akan tetapi lebih baik pemimpin yang kadang-kadang amat keras dan kasar, tapi anti-korupsi, ketimbang pemimpin yang selalu lemah-lembut dan sopan-santun, tapi suka korupsi.

Korupsi musuh terbesar nomer satu bangsa Indonesia.”Hancurkanlah musuh kita, itu Inggeris dan Amerika!” lagu perjuangan kemerdekaan70 tahun lalu melawan tentara kolonialis gabungan. Sekarang disesuaikan sikon, diubah menjadi: “Hancurkanlah musuh kita, itu korupsi merajalela!” Janganlah kita pilih koruptor dari partai korup untuk memimpin DKI Jakarta.

Pak AHOK mendapat penghargaan YAP THIAM HIEN dan GUS DUR awards karena berani, tegas dan konsisten memberantas korupsi. Ia bukan SUPERMAN, melainkan pengayom masyarakat ibukota

Segenap jiwa raganya ia abdikan untuk menjadikan Jakarta MAJU, Jakarta BARU! Berjuang terus, Pak AHOK Menuju DKI I.! Anak-anak, Remaja, Pemuda dan Semua yang berkemauan baik mendambakan Pak AHOK menjadi suri teladan Pemimpin Panutan Bangsa Indonesia!
Dr Muherman Harun

Reply
avatar