HOAX Ahok Terima Uang 4,5 Miliar untuk Kampanye Pilkada 2017, Hatree menyebar HOAX


Sebuah berita hoax disebarkan oleh situs yang tidak jelas pemilik dan penulisnya, Hatree. Website yang sering menulis sebuah opini atau statement pribadi di sebuah foto utama artikelnya ini yang ternyata kata-kata tersebut bukanlah statement asli dari foto seseorang yang bersangkutan, website tersebut menjadi begitu laris pembaca dikarenakan berita yang seringkali dimuat tidak begitu akurat, foto berisi statement palsu, apalagi mengenai hal ini yang jelas-jelas hoax.

Disampaikan oleh Hatree Ahok mengatakan dirinya menerima uang Rp 4,5 miliar untuk relawan Teman Ahok padahal Rp 4,5 miliar tersebut adalah sumbangan untuk kampanye saat Ahok maju sebagai Calon Wakil Gubernur bersama Jokowi pada pilkada tahun 2012 lalu.

Baca berita asli dari web-web nasional terpercaya :



Meski statement Ahok mengenai akan transparant soal sumbangan ke relawan Teman Ahok itu adalah benar disampaikan di STT RRI beberapa hari yang lalu, namun pernyataan 4,5 miliar untuk pilkada 2017 mendatang yang disebarkan Hatree adalah hoax (menipu), sebab Ahok menyampaikan itu adalah pengalaman di pilkada 2012 yang lalu.

Dengan berita hoax ini, berbagai opini dan hinaan pun bermunculan dari para haters Ahok dan menghubung-hubungkan ke Gratifikasi. Semoga pemilik web Hatree segera menyadari dan segera menghapus berita hoax ini, atau mungkin ada tindakan dari pusat mengingat web sudah terlalu sering mengupload meme atau foto berisi tulisan di sebuah foto dengan statement yang menyesatkan.

Rey Arifin mengatakan, "Untuk proses persiapan maju sebagai calon idependen jelas tidak mudah, diperlukan kerjasama pembuktian bahwa rakyat mendukung Ahok. Pengumpulan sejumlah 1.000.000 KTP tidak bisa instan, butuh kerjasama semua pihak termasuk para relawan. Saya kira waktu 1 tahun saja belum cukup, sebab, 1 tahun total 360 hari bila dibutuhkan 1.000.000 KTP untuk dukung dan yakinkan bahwa rakyat Jakarta dukung Ahok maka 1.000.000 / 360 hari = per hari harus terkumpul 2.777 KTP dan itu jelas dibutuhkan perjuangan yang keras dari banyak pihak, termasuk sebagian harus jemput bola ke daerah-daerah keramaian, termasuk tenaga dan biaya sosialisasi, saya kira wajar bila dibutuhkan anggaran. Hanya saja, karena pergerakan banyak dari relawan yang bergerak secara sukarela, maka anggaran jelas sangat bisa ditekan. Transparansi harus jelas sesuai yang disampaikan oleh Ahok agar masyarakat juga tidak was-was siapa saja donaturnya dan ada kepentingan apa saja dibalik sumbangan itu, sehingga bisa dikawal bersama. Jumlah donasi dan sumber secara rinci belum dipublish resmi oleh Teman Ahok, jadi berita 4,5 miliar adalah Hoax perlu kita luruskan."

Previous
Next Post »