Ahok : Saya Marah itu untuk LINDUNGI UANG Rakyat !!


Dukungan pada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terus mengalir deras. Setelah Partai NASDEM, partai HANURA juga resmi mendukung Ahok meski maju melalui jalun independen. (Baca beritanya : Nasdem dukung Ahok, Hanura dukung Ahok)

Terkait kata-kata kasar yang keluar dari mulut Ahok, masyarakat meresponsnya.

"Kami mendukung perjuangan Pak Ahok karena beliau pemimpin baik tak peduli latar belakangnya selama bisa memberantas korupsi," kata koordinator aksi dari Aliansi Nasionalis, Dimas.

"Sekarang korupsi itu masalah laten, pilih yang galak tapi jujur nggak korupsi atau yang santun tapi korupsi," tambah dia.

Ahok sendiri telah meminta maaf karena sudah mengeluarkan kata-kata tak pantas saat diwawancara.

"Kalau orang yang merasa tersinggung atau merasa tidak suka perkataan saya membawa bahasa toilet, ya saya minta maaf ya," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta.

Ia menjelaskan keluarnya kata-kata tidak pantas akibat terlampau kesal dengan oknum pejabat yang mencuri uang rakyat begitu besar dengan santun dan gaya bahasa agama.

"Kamu muak tidak kira-kira? Nah itu ungkapan perasaan saya yang sudah tidak tahan. Kalau menurut saya, teman-teman saya bilang saya masih lumayan keluarin bahasa toilet, karena saya sudah tidak tahan," ujar Ahok.

"Saya masuk ke politik karena itu. Saya bisa masuk ke politik karena kemarahan, karena saya sebagai pengusaha tidak mampu menolong orang miskin, Rp 500 ribu, Rp 1 miliar tidak sanggup saya. Makanya jujur saja, saya jadi politisi di tengah kemarahan, kemarahan melihat oknum pejabat yang korup, tapi santun luar biasa, tapi rakyat begitu miskin. Makanya saya marah. Itu kemuakan hati saya saja. Tidak bisa nahan, ya keluar," jelas Ahok.

Previous
Next Post »